Jamaah Tabligh (“Kelompok [1] Penyampai”) (Bahasa Arab: جماعة التبليغ ,
juga disebut Tabliq) adalah gerakan dakwah Islam dengan tujuan kembali ke
ajaran Islam yang kaffah. Aktivitas mereka tidak hanya terbatas pada satu
golongan Islam saja.[2], Tujuan utama dari gerakan ini adalah membangkitkan
jiwa spiritual dalam diri dan kehidupan setiap muslim. Jamaah Tabligh merupakan
pergerakan non-politik terbesar di seluruh dunia.
Daftar isi:
1. Sejarah Tabligh
2. Pengikut dari kalangan selebritis
3. Aktivitas Dakwah
4. Asas 6 Sifat
5. Referensi
6. Pranala luar
1. Sejarah Tabligh
2. Pengikut dari kalangan selebritis
3. Aktivitas Dakwah
4. Asas 6 Sifat
5. Referensi
6. Pranala luar
- Sejarah Tabligh
Jama’ah Tabligh didirikan pada akhir dekade 1920-an oleh
Maulana Muhammad Ilyas Kandhalawi di Mewat, sebuah provinsi diIndia. Nama
Jama’ah Tabligh hanyalah merupakan sebutan bagi mereka yang sering
menyampaikan, sebenarnya usaha ini tidak mempunyai nama tetapi cukup Islam saja
tidak ada yang lain. Bahkan Muhammad Ilyas mengatakan seandainya aku harus
memberikan nama pada usaha ini maka akan aku beri nama “gerakan iman”. Ilham
untuk mengabdikan hidupnya total hanya untuk Islam terjadi ketika Maulana Ilyas
melangsungkan Ibadah Haji kedua-nya di Hijaz pada tahun1926.[3]Maulana Ilyas
menyerukan slogannya, ‘Aye Musalmano! Musalman bano’ (dalam bahasa Urdu), yang
artinya ‘Wahai umat muslim! Jadilah muslim yang kaffah (menunaikan semua rukun
dan syari’ah seperti yang dicontohkan Rasulullah)’. Tabligh resminya bukan
merupakan kelompok atau ikatan, tapi gerakan muslim untuk menjadi muslim yang
menjalankan agamanya, dan hanya satu-satunya gerakan Islam yang tidak memandang
asal-usul mahdzab atau aliran pengikutnya.
Dalam waktu kurang dari dua dekade, Jamaah Tabligh berhasil
berjalan di Asia Selatan. Dengan dipimpin oleh Maulana Yusuf, putra Maulana
Ilyas sebagai amir/pimpinan yang kedua, gerakan ini mulai mengembangkan
aktivitasnya pada tahun 1946, dan dalam waktu 20 tahun, penyebarannya telah
mencapai Asia Barat Daya dan Asia Tenggara, Afrika, Eropa, dan Amerika Utara.
Sekali terbentuk dalam suatu negara, Jamaah Tablih mulai membaur dengan
masyarakat lokal. Meskipun negara barat pertama yang berhasil dijangkau Tabligh
adalah Amerika Serikat, tapi fokus utama mereka adalah di Britania Raya,
mengacu kepada populasi padat orang Asia Selatan disana yang tiba pada tahun
1960-an dan 1970-an.[2]
Jamaah ini mengklaim mereka tidak menerima donasi dana dari
manapun untuk menjalankan aktivitasnya. Biaya operasional Tabligh dibiayai
sendiri oleh pengikutnya.
Tahun 1978, Liga Muslim Dunia mensubsidi pembangunan Masjid
Tabligh di Dewsbury, Inggris, yang kemudian menjadi markas besar Jama’ah
Tabligh di Eropa. Pimpinan mereka disebut Amir atau Zamidaar atau Zumindaar.
Ada yang mengatakan bahwa jamaah tabligh adalah penganut
khurafat karna katanya kuburan maulana Ilyas di Nizamudin di tawafkan padahal
di Nizamudin ada dua masjid yang pertama adalah masjid suatu kelompok yang di
dalammya ada kuburan dan yang kedua adalah masjid yang didalamnya jangankan
kuburan bahkan tulisan pun bersih dan telah dijadikan pusat penyebaran usaha
da’wah Rasulullah Muhammad SAW yang sekarang telah menyebar ke seluruh dunia.
Usaha ini telah merubah banyak kalangan mulai dari orang
miskin, kaya, pemulung, pejabat, polisi, tentara, bahkan preman dan pembunuh
bayaran.
2. Pengikut dari kalangan selebritis
Banyak terdapat pengikut Tabligh dari kalangan orang-orang
penting dan Ternama. Di Kalangan politisi, ada mantan Presiden PakistanRafiq Tarar, Menteri kepala
Sindh Dr. Arbab
Ghulam Rahim, mantan Perdana Menteri Pakistan Nawaz Sharif, dan mantan Jendral
PakistanJaved Nasir secara
aktif mengikuti kegiatan-kegiatan Tabligh. Di kalangan olahragawan, ada Shahid
Afridi, Saqlain Mushtaq, Mushtaq Ahmed, Mohammad Yousuf, Inzamam-ul-Haq dan
Saeed Anwar. Penyanyi terkenal seperti Junaid Jamshed dan Abrar-ul-Haq juga
aktif dalam gerakan dakwah revolusi Islam ini. Politisi Ijaz-ul-Haq (anak dari
Jendral Zia-ul-Haq) have juga terlihat beberapa kali bersama Jamaah Tabligh.
Di Indonesia,
Tabligh juga telah menyentuh hati Sakti,
personil bandSheila on 7. Pada
tahun 2006, dia telah keluar selama empat bulan ke Markas International Tabligh
di Nizzamudin, New Delhi, India. Dia telah
berhenti bermusik, dan memilih menjalankan amalan amalan maqami dan amalan
intiqali dengan sangat intensif.
- Aktivitas Dakwah
pertemuan itima Tongi
Markas internasional pusat tabligh adalah di Nizzamudin,
India. Kemudian setiap negara juga mempunyai markas pusat nasional, dari markas
pusat dibagi markas-markas regional/daerah yang dipimpin oleh seorang Shura.
Kemudian dibagi lagi menjadi ratusan markas kecil yang disebut Halaqah.
Kegiatan di Halaqah adalah musyawarah mingguan, dan sebulan sekali mereka
khuruj selama tiga hari. Khuruj adalah meluangkan waktu untuk secara total
berdakwah, yang biasanya dari masjid ke masjid dan dipimpin oleh seorang Amir.
Orang yang khuruj tidak boleh meninggalkan masjid tanpa seizin Amir khuruj.
Tapi para karyawan diperbolehkan tetap bekerja, dan langsung mengikuti kegiatan
sepulang kerja.
Sewaktu khuruj, kegiatan diisi dengan ta’lim (membaca hadits
atau kisah sahabat, biasanya dari kitab Fadhail Amal karya Maulana Zakaria),
jaulah (mengunjungi rumah-rumah di sekitar masjid tempat khuruj dengan tujuan
mengajak kembali pada Islam yang kaffah), bayan, mudzakarah (menghafal) 6 sifat
sahabat, karkuzari (memberi laporan harian pada amir), dan musyawarah. Selama
masa khuruj, mereka tidur di masjid.
Aktivitas Markas Regional adalah sama, khuruj, namun
biasanya hanya menangani khuruj dalam jangka waktu 40 hari atau 4 bulan saja.
Selain itu mereka juga mengadakan malam Ijtima’ (berkumpul), dimana dalam
Ijtima’ akan diisi dengan Bayan (ceramah agama) oleh para ulama atau tamu dari
luar negeri yang sedang khuruj disana, dan juga ta’lim wa ta’alum.
Setahun sekali, digelar Ijtima’ umum di markas nasional
pusat, yang biasanya dihadiri oleh puluhan ribu umat muslim dari seluruh
pelosok daerah. Bagi umat muslim yang mampu, mereka diharapkan untuk khuruj ke
poros markas pusat (India-Pakistan-Bangladesh/IPB) untuk melihat suasana
keagamaan yang kuat yang mempertebal iman mereka.
- Asas 6 Sifat
1. Yakin terhadap kalimat Thoyyibah Laa ilaaha ilallah
Muhammadur rasulullah.
Artinya: Tiada Tuhan selain Allah dan Nabi Muhammad utusanAllah.
Laa ilaaha ilallah
Maksudnya: Mengeluarkan keyakinan pada makhluk dari dalam
hati dan memasukkan keyakinan hanya kepada Allah di dalam hati.
cara mendapatkannya:
dakwahkan pentingnya iman
latihan dengan membentuk halakah iman
berdoa kepada Allah agar diberi hakikat iman.
Muhammadar rasulullah
Maksudnya: Mengakui bahwa satu-satunya jalan hidup untuk
mendapatkan kejayaan dunia dan akhirat hanya dengan mengikuti cara hidup
Rasulullah s.a.w.
cara mendapatkannya:
dakwahkan pentingnya sunnah rasulullah
latihan dengan menghidupkan sunnah 1×24 jam setiap hari
berdoa kepada Allah agar dapat mengikuti sunnah rasulullah.
2. Shalat khusyu’
dan khudu’.
Artinya: Shalat dengan konsentrasi batin dan rendah diri
dengan mengikuti cara yang dicontohkan Rasulullah.
Maksudnya: Membawa sifat-sifat ketaatan kepada Allah dalam
shalat kedalam kehidupan sehari-hari.
cara mendapatkannya:
dakwahkan pentingnya sholat khusyu’ wal khudu’
latihan dengan memperbaiki zhahir dan bathinnya sholat mulai
dari wudhu, ruku’, gerakan serta bacaan2 dalam sholat
berdoa kepada Allah agar diberi hakikat sholat khusyu’ dan
khudu’.
3. Ilmu ma’adz dzikr
Ilmu
Artinya: Semua petunjuk yang datang dari Allah melalui
Baginda Rasulullah.
Dzikir
Artinya: Mengingat Allah sebagaimana Agungnya Allah.
Maksudnya Ilmu ma’adz dzikr:
Melaksanakan perintah Allah dalam setiap saat dan keadaan
dengan menghadirkan ke-Agungan Allah mengikuti cara Rasulullah.
4. Ikramul Muslimin
Artinya: Memuliakan sesama Muslim.
Maksudnya: Menunaikan kewajiban pada sesama muslim tanpa
menuntut hak kita ditunaikannya.
cara mendapatkannya:
dakwahkan pentingnya ikramul muslimin
latihan dengan memberi salam kepada orang yang dikenal
maupun yang tidak dikenal menghormati yang tua, menghargai yang sesama,
menyayangi yang muda.
berdoa kepada Allah agar diberi hakikat ikrakul muslimin.
5. Tashihun Niyah
Artinya:
Membersihkan niat.
Maksudnya:
Membersihkan niat dalam beramal, semata-mata karena Allah.
cara mendapatkannya:
dakwahkan pentingnya tashihun niyah
latihan dengan mengoreksi niat sebelum, saat dan setelah
beramal.
berdoa kepada Allah agar diberi hakikat tashihun niat.
6. Dakwah dan tabligh khuruj fii sabiilillah
Dakwah
Artinya: Mengajak
Tabligh
Artinya: Menyampaikan
Maksudnya:
Memperbaiki diri, yaitu menggunakan diri, harta, dan waktu
seperti yang diperintahkan Allah.
Menghidupkan agama pada diri sendiri dan manusia di seluruh
alam dengan menggunakan harta dan diri mereka.
cara mendapatkannya :
dakwahkan pentingnya da’wah wat tabligh.
latihan dengan keluar di jalan Allah minimal 4 bulan seumur
hidup, 40 hari setiap tahun dan 3 hari setiap bulan. kita tingkatkan
pengorbanan dengan keluar 4 bulan setiap tahun, 10 hari setiap bulan dan 8 jam
setiap hari.(ulama 1 tahun seumur hidup)
- Referensi
M. Jawed Iqbal; Mufti Ebrahim Desai Inviting
to Islam. (html) www.askimam.org. Diakses pada 14/06/2007
Howenstein, Nicholas Islamist
Networks: The Case of Tablighi Jamaat. (html) Diakses pada 14 Juni 2007
- Pranala luar
(en) Khuruj di Australia
(id) Usaha Dawah
Tidak ada komentar:
Posting Komentar